Rabu, 01 April 2009

Ulo Bebiseeeeeeee...

Rasa-rasanya aku telah keliru
Memilih kamu sebagai kekasihku
Cintamu palsu sayangmu semu
Mempermainkan mempermainkan aku

*) Seperti ular seperti ular
Yang sangat berbisa sangat berbisa
Suka memangsa suka memangsa
Diriku tergigit cinta

Reff:
Aku tertipu aku terjebak
Aku terperangkap muslihatmu
Aku tertipu aku terjebak
Aku terperangkap muslihatmu

Bisa-bisanya aku terkena
Bisa-bisanya aku terlena
Rupa-rupanya kau berbahaya
Rupa-rupanya kau sama

Back to *) Reff

Selasa, 24 Februari 2009

Melepas Cinta

Perempuan itu tak berkeberatan seandainya si lelaki hendak meninggalkannya.

Buatnya, cinta itu seperti udara yang bisa dihirup dan dihembuskan lagi oleh siapa saja, secara cuma-cuma. Udara yang dikemas dalam sebuah tabung oksigen malah menunjukkan bahwa orang yang tengah menghirupnya tentu tidak sedang dalam keadaan baik-baik saja.

Perempuan itu tahu, cinta bisa datang dan pergi seperti udara. Ketika datang, nikmatilah semuanya dan reguk sebanyaknya selagi ada, dan ketika pergi, syukurilah semua kenangan yang pernah singgah dan selalu bisa kau putar ulang jika kau menginginkannya.

Perempuan itu tahu, cinta tak bisa dipaksa. Dan tak bisa memaksa. Karena cinta adalah rasa. Dan kau tak akan pernah bisa mengendalikan rasa; meski kau bisa mengendalikan raga—dan menulis skenario mengenai apa yang bisa kau perbuat untuk meluapkan atau meredam rasa. Tetapi isi hati memang tak akan pernah bisa dipungkiri oleh dirimu sendiri.

Bahkan kau tahu itu.

Perempuan itu juga tahu, bahwa cinta tak dapat diikat dalam sebentuk cincin 24 karat, atau dimampatkan dalam huruf-huruf yang tertera di atas selembar surat. Untuknya, semua itu hanya prasyarat; simbol; sesuatu yang penting tetapi bukan yang terpenting, karena cinta itu cair, dan cinta tak akan pernah bisa kau genggam.

Ya, sekarang juga, pergilah ke bak mandi dan ambillah segenggam air. Genggam kuat-kuat, dan apa yang terjadi ketika semuanya mengalir pergi meninggalkan telapak tanganmu dan menetes dari sela-sela jemarimu? Hanya sensasi rasa basah yang tersisa, yang akan mengering sendiri ketika tertiup angin atau ketika kau gesekkan ke atas permukaan kain.

Perempuan itu tahu, cinta tak bisa diberi tali. Cinta, yang tak pernah mengenal kata harus dalam kamus, datang dan pergi sesuka hati. Ketika cinta datang menghampiri dua insan pada waktu yang bersamaan, mereka berjalan bersisian. Ketika cinta pergi diam-diam meninggalkan salah satu—atau keduanya, mereka berpisah di persimpangan.

Hidup ini adalah serangkaian pertemuan dan perpisahan yang tak ada habisnya. Bahkan kematian pun tak bisa menghentikannya, dan jasad terus menggemburkan tanah yang kemudian merekahkan bunga-bunga berwarna-warni indah.

Perempuan itu tidak akan mengatakan ‘tidak’ seandainya lelaki itu hendak pergi. Karena kehilangan telah mengajarinya bahwa tak ada sesuatu pun di dunia ini yang sungguh-sungguh ia miliki. Jadi, perempuan itu siap melepaskan semua ketika waktunya tiba, dan mereguk bahagia selama kurun waktu yang masih tersisa (entah untuk berapa lama)…

*Thanks Hanny*

Jumat, 06 Februari 2009

BAHASA BAKUNYA STAPLER

Stapler adalah benda berguna yang sering membantu kita.
Mulai dari orang kantoran sampe tukang manisan, semua merasakan manfaatnya.
Kalo sampe ilang serasa bencana.
Orang yang suka minjem stapler dan ga balikin, terancam sanksi sosial berupa dicuekin di kantin. Stapler memegang peranan penting dalam kehidupan.


Tapi apa balasan kita?


Boro-boro menghargai, ngasih nama yang jelas aja enggak. Benda malang ini telah lama hidup dengan nama yang sangat ambigu. Kadang memang kita menyebutnya stapler, sesuai nama aslinya. Tapi nggak jarang kita telah melekatkan nama-nama yang kurang terhormat bagi pembantu setia ini. Sebut saja misalnya CEKREKAN, CEPRETAN, JEGREKAN, bahkan ada yang menyebutnya CEPROTAN.


Keterlaluan sekali bukan?Benda ini pasti punya nama resmi dalam bahasaIndonesia. Masalahnya, namanya apa?


Jawabannya ditemukan dari majalah Tempo edisi 6-12, halaman 10, dalam kolom surat pembaca.


Kutipannya adalah: ...imbauan kepada seluruh masyarakat untukmemperlakukan uang rupiah dengan baik, di antaranya dengan tidak melipat, mengokot (stapling)...


STAPLING = MENGOKOT


Dengan demikian aman untuk kita simpulkan bahwa ternyata nama resmi untuk stapler adalah: PENGOKOT


Seandainya gue jadi si stapler, mungkin gue lebih memilih dinamain cekrekan daripada pengokot - entah kenapa tapi yang terbayang di benak gue saat mendengar kata itu adalah sebuah benda lembek yang bau, berjamur, dan nyaris busuk - tapi ya sudahlah.


Mari bersama-sama kita gunakan istilah resmi ini,untuk mempercepat proses penyerapannya dalam kehidupan bermasyarakat.


Misalnya:...


di kantor: "Boss, ini reportnya perlu dikokot atau cukup dimasukkan ke map?"...

di tukang foto kopi: "Bang, gimana sih lu, masa mengokot aja nggak becus... kan jadi rusak fotokopian gue!"...

juga saat bercakap dengan teman: "Bawel banget sih jadi orang, lama-lama gua kokot juga bibir lu...!"


Wakakaka....



(Dari email)

Selasa, 06 Januari 2009

Aku itu...

25 Jun 2008, Especially buat someone yang sering nanya itu2 mulu...
Sorry, jawaban nya kelamaan.. :p

Aku Itu...
1. Seneng dipanggil "Daun", bukan "bunga"

2. Hobi melototi Bintang, n seneng banget segala pernak pernik unik ttg bintang
3. kalo udah musim Durian & rambutan bisa lupa lunch n dinner.. hehe
4. Mesen Teh Bunga mulu..
5. Pringles n Mr. Potato, ini nich yang sering buat aq lupa kalo aq lagi marah. (biasanya buat nyogok kalo lg ngambeq..)
6. Nangis hanya 3x setaon..
7. Hape kudu..
8. suka miara ikan, gak suka kucing
9. Tukang tidur..
10. Doyan baca..Doyan Jalan klo lg bad mood..
11. Up to now, Masih lum bisa masak, harus ada resep tertulis..
12. Lebaran kudu ma ortu, kecuali kalo dah merit baru 1 : 1 kali ya.. hehehe..
13. Gak sabaran..
14. Nggak suka menunggu dan ditunggu.
15. MallPhobia klo gak punya tujuan pasti, mending jalan ke sawah.. :D
16. Like travelling very much (apalagi kalo ada yg ngasih tiket gratis..)
17. Sering didaulat jadi potografer dadakan..
18. Lebih banyak teman cowok daripada teman cewek (perbandingan 7 : 1)
19. SEneng ama yang Ijo2 n Takut ujan .. (Gak berarti gw kambing ya...)
20. Sekarang suka ijo, kemaren seneng pink, kemaren lagi item. intinya gak fanatik ama 1 warna :)
21. seneng menyendiri (yaaaa, Kayak tumpukan cucian kotor di pojok rumah), ampe ada yang manggil gw autis (tega banget ya...)
22. Lebih dekat ama bokap daripada nyokap..
23. I like Cadbury so much.. hmmm Yummi...
24. Pedas, Panas n Berkuah.. Menu fav neeeeeeeeeeee..
25. I like apple...

Enough... Its Me.. So, gak usah nanya2 lagi ya..
Simple way. Juz print it out, Copy with 400x Zoom then paste it
to your room, yr pc, yr ice box, door, windows and all of place
u want.. hehehe..

Selasa, 23 Desember 2008

UMK Rp. 1.045.000 “Cukup kok, Pak”

Berikut Daftar anggaran bulanan
(asumsi : disusun berdasarkan skala proritas, disusun dengan sangat2 relatif,dan berdasarkan basic needs standar bawah ke bawah minus)

1. Sarapan

Hanya indomie + telor adalah 3000, yang dimasak pake kompor tetangga (biar gak ada pengeluaran buat beli minyak tanah), Maka Sarapan 1 x sehari, kali 30 hari adalah Rp90.000

Tips : Sering2 aja bangun pagi terus bertamu ke rumah tetangga, minimal pasti ditawarin teh manis..

2. Makan
Dengan asumsi sekali makan adalah 7000 (Nasi + Telor), Maka makan 2x sehari kali 30 hari adalah Rp420.000

Tips : Rajin2 ke kondangan atau sunatan, dan bawa pulang nasi kotaknya pasti lebih ngirit. Trus siap2 kartu berobat karena bisulan bakal nongol dmana2 karena kebanyakan makan telor.. :D

3.Kontrakan
Dengan asumsi ngontrak kamar petak, yang punya uda botak, tapi masih galak, dan punya anjing belum jinak. Maka dana untuk kontrakan sekitar Rp150.000/bulan (3 kepala per petak)

Tips : Tinggallah di Pondok "Mertua" Indah (bagi yg udah merit) niscaya 3 dana diatas gak akan pernah ada, Di pondok mertua indah, anda akan bebas makan apa aja, termasuk 'makan ati' (^__^)

4. Transportasi
Bengkong – Batam Center Rp 8.000 PP, Maka dana transportasi selama 25 hari kerja adalah sekitar Rp200.000/bulan (Belum ada trayek Bis kota untuk jalur ini yng jauh dekat 3 ribu)

Tips : Ikutlah "Nebeng Fans Club", dengan alasan mempererat silaturahmi dengan yang ditebengi maka perjalanan berangkat dan pulang kerja akan terasa lebih menyenangkan..

5. Komunikasi

Dengan asumsi pake cdma yang 1000/menit maka untuk sebulan, ongkos komunikasi adalah Rp 25.000 (angka ini untuk memperpanjang masa aktif kartu aja)

Tips : Pakelah 'FREN' yang lebih murah.. (maksudnya kalo mau nelpon atau sms tinggal bilang "Freeen...minjam HP nya dong freen...")

6. Keperluan sehari2 Seperti sabun mandi, odol, syampu, detergent, bedak, lipstik, deodorant dll dsb
Dengan asumsi tidak pake fesyel,krimbat, manikyur, pedikyur, kukyur2 maka alokasi dana untuk ini sebesar Rp 100.000

Tips : Mandi kalo perlu saja, Kalo dulu 2 kali sehari, jadi 2 hari sekali.Untuk ngirit odol kembalilah memakai tumbukan batu bata. (Loh..)

7. Kesehatan
Seperti minyak kayu putih,vitamin, obat pusing (ini penting buat yang kerja shift malam), maka alokasi cadangan untuk kesehatan sebesar Rp 25.000

Tips : Jaga kesehatan Jangan begadang...kalo tiada artinya...begadang bole saja...
asalkan sambil kerja (halah!!)

Jadii...Dari asumsi basic needs diatas maka pengeluaran untuk tiap bulan adalah sebesar :Rp 1.010.000/bulan

(Tuh kan, gw bilang juga apa.. Cukup kok, Pak. Malah masih sisa 35 Rebu)

Nah mo tau 35 Rebu buat apa??
Buat beli bantal baru dan bermimpi...


Stop Daun, Jangan Pernah punya mimpi itu lagi.. Mimpi untuk mbalas jasa ortu, ngirimin mereka sedikit dana untuk menopang masa tua mereka yang sudah tak layak memanggul cangkul lagi atau menambal sampan bocor untuk sekedar menebar jala di selat air hitam itu...

Atau buang jauh rasa kasihan dari hati mu ketika melihat anak kecil, orang jompo, orang cacat di pinggir lampu merah yang menadah kan tangan.. Tutup mata kamu buat mereka.. Karena uang yang tersisa dari gaji ini sudah kamu belikan ”bantal...”

Agar kamu bisa punya baju baru, sepatu baru, Nonton James Bond, Liat Live Konsert, makan martabak, lari pagi di engku putri, hang out di mall, nongkrong di cafe, ...
(cukup dengan bantal baru...)


(Bro, Thanks emailnyaaaaaa dan kalkulasi dananya....)

Selasa, 02 Desember 2008

Gak Perlu Judul!! karena gak ada kata yang tepat untuk ini..

1 Dec 08
Shock, gak percaya dan kaget campur marah ketika aq mendengar keputusan "gila" mu sore itu di telepon..
Hari ini aq pergi sendiri... Ke tempat biasa dimana kita menjalani rutinitas sore kita selama 4 bulan terakhir ini. Sepanjang jalan hati dan pikiran ku berdebat ttg mu. Aq semakin kesal dan mulai mengumpat & memakimu.. Rasa kesal pada mu membuat aq tidak menetes kan airmata sedikitpun.

2 Dec 08
Hari ini kamu benar2 membuktikan ucapan mu..Nggak ada yang bisa menahan mu, apalagi egoku & egomu.. Hanya sepotong kalimat yang ku ucap buatmu sebelum kamu benar2 pergi dari 3/4 kehidupanku. "Semoga keputusan mu ini adalah pilihan yang tepat buat diri & hidupmu"
Tak puas hanya dengan itu, kukirim juga sebuah pesan singkat melaluitelepon selular, dengan isi yang sama persis dengan kata yg kuucap pada mu tadi pagi.

Aku ingin pesan ku itu menahan langkahmu!!! Aku sayang kamu dengan segenap jiwa & ragaku..

Ingatan ku melayang pada kisah 4 tahun silam, ktika itu kita baru
bersama kembali setelah sekian tahun berpisah, kamu dengan kelucuanmu,
lugu dan begitu penurut..Hari2 episode ceria kita beragam..,seakan takkan pernah pudar..kamu yang tomboy, cuek beybeh namun tetap penurut.
Aq masih suka senyum mengingat tingkahmu. Ketika kita hunting buku baru
di gramedia atau ketika kamu mengklaim bahwa remote tV adalah milikmu
(cukup remote tak perlu TV kata mu saat itu)..Kamu memang doyan nonton, apalagi film mandarin, baik itu drama, ato apalah, YAh, Diantara kita mungkin hanya kamu yang mewarisi darah oriental itu..

Keceriaan itu tak lama, kebersamaan kita mulai perlahan2 mulai luntur
ketika kamu mulai mengenal sosok dia.Kamu mulai berubah, bertingkah aneh, dan sedikit liar..Aq coba mengerti dunia mu, Karena aq yakin kamu telah dewasa..
Aq salah, aq benar2 salah.. Kamu tidak dewasa, dia tidak membuat kamu
menjadi dewasa, Saat itu aq ulurkan kembali tangan ku untuk
merangkulmu..Tapi kamu buta dan tak melihat uluran tangan ku..KAmu pergi jauh jauh dan teramat jauhhhhhh..

Hari ini sepanjang hari hati ku menangis, Aq tak rela berpisah denganmu.. Aq sedih, tapi aq harus tegar..Karena apapun keputusan mu adalah Jalan terbaik bagi mu..

Selamat Jalan ***************, semoga kelak kita bertemu kembali. Keep Succes always..

(Hingga tulisan ini berakhir aq tidak bisa menghentikan airmata yang menetes..)

Jumat, 21 November 2008

Gurindam Dua Belas : Raja Ali Haji (1263H)

Met TaoNBaRu buat Semuaaaaaa..
Sempena Taon Baru Hijriyah & Masehi, semoga segala nasihat dalam Gurindam 12 ini bisa diterapkan dalam kehidupan sehari hari..

GURINDAM PASAL PERTAMA
Barang siapa tiada memegang agama
Segala-gala tiada boleh dibilang nama
Barang siapa mengenal yang empat
Maka yaitulah orang yang ma’rifat
Barang siapa mengenal Allah
Suruh dan tegaknya tiada ia menyalah
Barang siapa mengenal diri
Maka telah mengenal akan Tuhan yang bahri
Barang siapa mengenal dunia
Tahulah ia barang yang terpedaya
Barang siapa mengenal akhirat
Tahulah ia dunia mudharat

GURINDAM PASAL KEDUA
Barang siapa mengenal yang tersebut
Tahulah ia makna takut
Barang siapa meninggalkan sembahyang
Seperti rumah tiada bertiang
Barang siapa meninggalkan puasa
Tidaklah mendapat dua termasa
Barang siapa meninggalkan zakat
Tiadalah hartanya beroleh berkat
Barang siapa meninggalkan haji
Tiadalah ia menyempurnakan janji

GURINDAM PASAL KETIGA
Apabila terpelihara mata
Sedikitlah cita-cita
Apabila terpelihara kuping
Khabar yang jahat tiadalah damping
Apabila terpelihara lidah
Niscaya dapat daripadanya faedah
Bersungguh-sungguh engkau memeliharakan tangan
Daripada segala berat dan ringan
Apabila perut terlalu penuh
Keluarlah fi’il yang tidak senonoh
Anggota tengah hendaklah ingat
Di situlah banyak orang yang hilang semangat
Hendaklah peliharakan kaki
Daripada berjalan yang membawa rugi

GURINDAM KEEMPAT
Hati itu kerajaan di dalam tubuh
Jikalau zalim segala anggota tubuh pun rubuh
Apabila dengki sudah bertanah
Datanglah daripadanya beberapa anak panah
Mengumpat dam memuji hendaklah pikir
Di situlah banyak orang yang tergelincir
Pekerjaan marah jangan dibela
Nanti hilang akal di kepala
Jika sedikitpun berbuat bohong
Boleh diumpamakan mulutnya itu pekung
Tanda orang yang amat celaka
Aib dirinya tiada ia sangka
Bakhil jangan diberi singgah
Itulah perompak yang amat gagah
Barang siapa yang sudah besar
Janganlah kelakuannya membuat kasar
Barang siapa perkataan kotor
Mulutnya itu umpama ketor
Di manakah salah diri
Jika tidak orang lain yang berperi
Pekerjaan takbur jangan direpih
Sebelum mati didapat juga sepih


GURINDAM PASAL KELIMA
Jika hendak mengenal orang berbangsa
Lihat kepada budi dan bahasa
Jika hendak mengenal orang yang berbahagia
Sangat memeliharakan yang sia-sia
Jika hendak mengenal orang mulia
Lihatlah kepada kelakuan dia
Jika hendak mengenal orang yang berilmu
Bertanya dan belajar tiadalah jemu
Jika hendak mengenal orang yang berakal
Di dalam dunia mengambil bekal
Jika hendak mengenal orang yang baik perangai
Lihat pada ketika bercampur dengan orang ramai

GURINDAM PASAL KEENAM
Cahari olehmu akan sahabat
Yang boleh dijadikan obat
Cahari olehmu akan guru
Yang boleh tahukan tiap seteru
Cahari olehmu akan isteri
Yang boleh menyerahkan diri
Cahari olehmu akan kawan
Pilih segala orang yang setiawan
Cahari olehmu akan abdi
Yang ada baik sedikit budi

GURINDAM PASAL KETUJUH
Apabila banyak berkata-kata
Di situlah jalan masuk dusta
Apabila banyak berlebih-lebihan suka
Itu tanda hampirkan duka
Apabila kita kurang siasat
Itulah tanda pekerjaan hendak sesat
Apabila anak tidak dilatih
Jika besar bapanya letih
Apabila banyak mencat (mencacat?) orang
Itulah tanda dirinya kurang
Apabila orang yang banyak tidur
Sia-sia sajalah umur
Apabila mendengar akan kabar
Menerimanya itu hendaklah sabar
Apabila mendengar akan aduan
Membicarakannya itu hendaklah cemburuan
Apabila perkataan yang lemah lembut
Lekaslah segala orang mengikut
Apabila perkataan yang amat kasar
Lekaslah orang sekalian gusar
Apabila pekerjaan yang amat benar
Tidak boleh orang berbuat onar

GURINDAM PASAL KEDELAPAN
Barang siapa khianat akan dirinya
Apalagi kepada lainnya
Kepada dirinya ia aniaya
Orang itu jangan engkau percaya
Lidah suka membenarkan dirinya
Daripada yang lain dapat kesalahannya
Daripada memuji diri hendaklah sabar
Biar daripada orang datangnya kabar
Orang yang suka menampakkan jasa
Setengah daripadanya syirik mengaku kuasa
Kejahatan diri disembunyikan
Kebajikan diri diamkan
Ke’aiban orang jangan dibuka
Ke’aiban diri hendaklah sangka

GURINDAM PASAL KESEMBILAN
Tahu pekerjaan tak baik tetapi dikerjakan
Bukannya manusia yaitulah syaitan
Kejahatan seorang perempuan tua
Itulah iblis punya penggawa
Kepada segala hamba-hamba raja
Di situlah syaitan tempatnya manja
Kebanyakan orang yang muda-muda
Di situlah syaitan tempat bergoda
Perkumpulan laki-laki dengan perempuan
Di situlah syaitan punya jamuan
Adapun orang tua(h) yang hemat
Syaitan tak suka membuat sahabat
Jika orang muda kuat berguru
Dengan syaitan jadi berseteru

GURINDAM PASAL KESEPULUH
Dengan bapa jangan derhaka
Supaya Allah tidak murka
Dengan ibu hendaklah hormat
Supaya badan dapat selamat
Dengan anak janganlah lalai
Supaya boleh naik ke tengah balai
Dengan kawan hendaklah adil
Supaya tangannya jadi kapil

GURINDAM PASAL KESEBELAS
Hendaklah berjasa
Kepada yang sebangsa
Hendak jadi kepala
Buang perangai yang cela
Hendaklah memegang amanat
Buanglah khianat
Hendak marah
Dahulukan hujjah
Hendak dimalui
Jangan memalui
Hendak ramai
Murahkan perangai

GURINDAM PASAL KEDUABELAS
Raja mufakat dengan menteri
Seperti kebun berpagarkan duri
Betul hati kepada raja
Tanda jadi sebarang kerja
Hukum adil atas rakyat
Tanda raja beroleh inayat
Kasihkan orang yang berilmu
Tanda rahmat atas dirimu
Hormat akan orang yang pandai
Tanda mengenal kasa dan cindai
Ingatkan dirinya mati
Itulah asal berbuat bakti
Akhirat itu terlalu nyata
Kepada hati yang tidak buta


Karangan : Raja Ali Haji (1623H)

Especially buat Bang Anop, Terima kasih atas segala nasehatnya..
Semoga kelak Alul jadi PRESIDEN. Met TaoN Baru 1430H